Home » » perjalanan Hari ke 4 (empat) Puncak lawu Sendang Derajad Lawu

perjalanan Hari ke 4 (empat) Puncak lawu Sendang Derajad Lawu

Di hari yang ke 4 ini adalah Hari yang terakir perjalanan kami di Puncak Gunung Lawu ,kala itu suasana masih pagi dan kami pun membahas mengenai perbekalan kami yang sudah habis karena kami tidak terlalu maembawa terlalu banyak perbekalan kami hanya membawa 20 dua puluh Bungkus mie Instan yang mana telah habis untuk mengisi perut kami ber empar (4) kamipun saling bertanya siapa yang masih memiliki perbekalan yang berupa uang atau makanan ternyata kami pun sama-sama kosong dan tanpa banyak basa-basi lagi berhubung harin sudah miulai siang kamipun segera membereskan semua peralatan yang akan kami bawa pulang,sebelum meninggalkan Argo dalem kamipun menuju pesangrahan yang ada di Argo dalem kami meminta ijin untuk pamitan pulang meski hanya dengan ucapan yang terlantun di benak atau batin kita kita datang baik-baik dan pulangpun kami harus berusaha pamitan dengan baik,setelah selesai kami di pesangrahan HArgo dalem kamipun beranjak kaki menuju Sendang Drajad
sesampainya di sendang Drajad kami pun tidak lupa untuk mandi beberapa siraman dan mengambil Air yang ada di sendang Drajat untuk di bawa pulang dan sebagian untuk bekal minum di perjalanan kami pulang di perjalanan sambil mencari kayu untuk sebuah tongkat yaitu kayu Towo,setapak demi setapak kami mulai turun dari perbukitan yang ada di Gunung Lawu hingga Saatnya kamipun sampai di anak tangga yang terakir yang ada di lereng gunung Lawu yaitu kami sampai di Cemoro Sewu ,karena saking Capeknya kami pun istirahat sambil menunggu mobil yang bisa kami tumpangi untuk sampai di sarangan tetapi kami menemukan mobil yang membawa kami sampai plaosan dan kami pun sedikit tertolong karena tidak terlalu jauh kami berjalan kaki menuju rumah,Kala itu kami sampai rumah sudah sore dan akupun lansung istirahat sampai-sampi aku tertidur hingga larut malam ,,ternyata keanehan datang kembali menghiasi tidurku di mana aku bermimpi bertemu dengan sang Juru Kunci yang ada di gunung lawu yang bernama Joko bodo tapi joko bodo yang ada di puncak lawu bukan Ki joko bodo yang menjadi paranormal yang telah kondang tersebut melainkan Joko bodo sang juru kunci di Puncak Lawu waktu itu .dalam mimpiku ki joko bodo berkata dengan ketus kepada saya menerangkan secara gamblang bahwa YA ITULAH JODOH KAMU ,kata- tersebut hingga kini masih terniang di benak saya dan ternyata menjadi kenyataan apa yang  ( Joko Bodo ) bilang kepada saya karena aku sekarang sudah menikah dengan gadis yang ada dalam mimpi waktu aku di Puncak Gunung Lawu seperti yang sudah saya tulis di Mimpiku di Puncak Gunung Lawu postingan sebelumnya ,mengenai cerita Joko bodo sekarang beliau sudah meninggal tetapi beliau meningal bukan di puncak gunung lawu melainkan Di Alas ketonggo yang terletak di Daerah Ngawi.

0 comments:

Post a Comment